Selasa, 10 Juli 2012

MICEUNAN RACUN



Sare deui……..sare deui! Biasana jalma anu gaduh karesep sare sok dipoyok si Tumor alias tukang molor. Tapi si horeng sare anu bener waktuna jeung tempatna, bisa mangpaat keur kasehatan!
Anu normalna mah sare the nepi ka 8 jam sapeuting, ngabantu miceunan racun dina salira urang, numutkeun panalungtikan DR. Lily G. Karmel ti Fit’n ChicFamily Fitness.
Ngawitan ti jam 9 peuting nepi ka jam 7 isuk, salira urang miceunan racun supaya
urang tetep sehat. Kieu numutkeun waktu-waktuna :
1. Jam nepi ka 11 peuting, proses pertumbuhan jeung miceunan racun kalawan alamiah. Umumna proses kieu the tumerap ka barudak laleutik the kudu geus sare ti jam 9.
2. Jam 11 peuting nepi ka jam 1 janari: proses bebersih dina liver atawa ati.
3. Jam 1 nepi ka jam 3 janari : racun dina empedu dipiceunan.
4. Jam 3 janari nepi ka jam 5 subuh: racun dina usus besar dipiceunan.
5. Jam 5 nepi ka jam 7 isuk; racun dina usus besar dipiceunan.
Salian ti eta, ti jam 12 peuting nepi ka jam 4 subuh the salira urang heunteu liren barang damel. Sumsum tulang pengker terus ngahasilkeun getih nalika urang sare kalawan tibra. Nu mawi saena mah urang sare 7 nepi ka jam 8 jam sapeutingna.

Kesetiaa lelaki

aki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran.....

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa ...

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati ditempat bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati didalam rumah...

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan...

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari hati yang ada dibalik itu...

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yang memuja, tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya...

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan...

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca kitab suci, tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca

Ingat terhadapa diri sendiri

Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, karena kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.

Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita bisa mendengarkan semuanya dari dua buah sisi. Untuk bisa mengumpulkan pujian dan kritik dan menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah.

Kita lahir dengan otak didalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya. Karena tidak akan ada satu orang pun yang bisa mencuri otak kita pikiran kita dan ide kita. Dan apa yang anda pikiran dalam otak anda jauh lebih berharga dari pada emas dan perhiasan.

Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Karena mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa mengoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan. Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.

Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh didalam tulang iga kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam.
Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia. Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh lebih indah.